Manfaat Poles Mobil

Manfaat Poles Mobil

Baret atau goresan pada kaca mobil bukan satu-satunya alasan kenapa poles mobil dilakukan. Manfaat poles mobil pun tidak selalu menyoal penampilan. Terdapat banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan melakukan poles dan perawatan mobil, baik dilakukan di salon atau dilakukan sendiri. Namun, poles mobil juga memiliki dampak buruk pada bodi dan kaca mobil jika dilakukan terlalu sering.

Anda tidak perlu khawatir karena kerusakan yang terjadi hanya akan terjadi jika Anda terlalu sering melakukan poles. Selain poles mobil, terdapat beragam jenis perawatan lain yang bisa Anda gunakan. Waxing dan detailing adalah 2 jenis perawatan rutin yang bisa Anda lakukan di salon mobil atau auto detailing. Jika Anda sibuk dan tidak banyak memiliki waktu luang, Anda juga bisa memoles mobil sendiri (dengan teknik yang benar tentunya).

4 Manfaat Poles Mobil di Autonetcare

Bagian luar atau eksterior merupakan ‘muka’ Anda ketika berkendara. Ibaratnya, jangan sampai ‘muka’ Anda tersebut terlihat kusam dan tidak lagi elok dipandang. Untuk membuat mobil Anda terlihat layaknya mobil baru, perawatan rutin, termasuk poles mobil diperlukan. Poles dapat menghilangkan beragam noda pada kaca dan bodi mobil. Berikut adalah 4 manfaat utama poles mobil:

  • Memudahkan Perawatan

Mobil yang sudah mendapatkan polesan lebih mudah dibersihkan. Anda tidak perlu bersusah payah untuk menekan terlalu dalam. Cukup disiram dan semua noda dan kotoran akan dengan mudah luntur. Jika dibandingkan dengan mobil yang belum terpoles, usaha atau kerja Anda untuk membersihkan sekaligus merawat mobil menjadi tidak mudah. Hati-hati pada tekanan berlebih karena hal tersebut dapat merusak cat.

  • Melapisi Cat dengan Cairan Pelindung

Anda dapat melakukan poles dan waxing untuk membuat cat terlapisi cairan pelindung. Cairan tersebut akan bekerja layaknya permukaan pada daun talas. Beragam noda, termasuk cipratan air tidak akan mudah menembus cat dan merusak warna. Bandingkan dengan mobil yang tidak dipoles dan di-wax, kotoran dan noda akan berdiam dan mengendap. Jika terus dibiarkan kotoran dan noda tersebut akan merusak dan sulit dibersihkan.

  • Memperlambat Penuaan

Sinar ultraviolet (UV) ternyata memberikan dampak yang buruk pada bodi mobil. Selain sinar UV cipratan air juga memberikan dampak yang buruk. Bagaimana jika keduanya dikombinasikan? Tentu efeknya akan semakin buruk. Terlebih, Indonesia adalah negara dengan iklim tropis dimana panas dan hujan datang silih berganti. Semakin hari, kedua cuaca tersebut semakin sulit untuk diprediksi.

Efek buruk cuaca tersebut akan ditambah juga polusi udara dan debu jalanan. Akibatnya, mobil akan cepat menua, khususnya bagian eksterior di mana bagian tersebut adalah bagian yang paling terekspos. Dengan melakukan poles mobil secara rutin, mobil Anda akan lebih tahan lama dan proses penuaan akan diperlambat. Manfaat poles mobil tersebut merupakan manfaat jangka panjang yang tidak boleh Anda abaikan.

  • Tampilan Fresh dan Mengkilap

Tampilan fresh dan mengkilap adalah manfaat poles mobil yang bisa langsung dilihat. Tampilan mobil Anda akan sedap dipandang dan memberikan kesan baru bagi orang-orang yang memandangnya. Manfaat kosmetik ini juga akan memberikan Anda kenyamanan dan kepercayaan diri ketika berkendara. Manfaat poles cukup lengkap. Poles tidak hanya memberikan perlindungan tetapi juga memberikan Anda penampilan.

Cukup Poles atau Harus Waxing dan Detailing Juga?

Salah satu pertanyaan yang umum ditanyakan adalah, jenis perawatan mobil apa saja yang diperlukan? Umumnya, poles (polish) dan waxing adalah 2 jenis perawatan yang paling banyak digunakan. Selain keduanya ada juga perawatan bernama detailing. Baik ke-3 jenis perawatan tersebut sering dimaknai sama. Ketidaktahuan makna pada istilah-istilah tersebut dapat membuat Anda melakukan kesalahan ketika melakukan perawatan.

Wax dan poles sama-sama memfokuskan perawatan pada cat. Namun keduanya ternyata memiliki perbedaan. Dikutip dari Kompas (kompas.com), poles bertujuan untuk membuat cat terlihat lebih fresh dengan cara menghilangkan kusam pada mobil. Wax bertujuan untuk melindungi cat dari kusam. Dengan bahasa yang lebih sederhana, poles itu menghilangkan kusam pada cat, sementara wax mencegah kusam pada cat.

Beda makna beda juga proses pengerjaannya. Cara kerja jasa poles mobil adalah mengikis bagian cat mobil yang sudah kusam. Akibatnya, mobil terlihat seperti baru. Cara kerja waxing adalah dengan melapisi cat agar mobil tidak terlihat sekaligus mencegah kusam. Proses keduanya dapat dilakukan dalam jangka waktu yang singkat. Bahkan sangat dianjurkan untuk melakukan perawatan dengan memoles kemudian mewaxing bodi mobil.

Manfaat poles mobil akan bernilai lebih jika disertai juga dengan proses waxing pasca poles. Namun, poles mobil yang berlebihan berisiko mengurangi ketebalan cat. Pola perawatan yang dianjurkan adalah melakukan perawatan waxing secara rutin, sementara poles dilakukan ketika cat mobil mulai kusam. Dengan pola seperti itu, cat mobil Anda tidak mudah terkikis dengan tetapi tampil awet dan menawan.

Satu Lagi, Apa Itu Detailing?

Jenis perawatan lain yang bisa Anda gunakan untuk membuat seluruh komponen, baik eksterior maupun interior kinclong adalah detailing. Detailing memang kerap disamakan dengan poles. Namun detailing berbeda baik dari hasil maupun proses pengerjaannya. Dikutip dari Okezone (news.okezone.com), detailing membutuhkan waktu yang jauh lebih lama dan proses pengerjaan yang jauh lebih detail dan teliti.

Proses perawatan detailing melibatkan hampir seluruh komponen yang ada pada mobil. Jika poles hanya memprioritaskan bagian eksterior, khususnya cat bodi mobil, detailing menjangkau hingga bagian yang tidak terjangkau. Beberapa komponen yang akan turut dirawat dalam proses detailing tersebut adalah bagian dalam pintu, baut, jok, hingga karpet. Beda proses tentu beda juga waktu, daya tahan, dan biayanya.

Poles mobil membutuhkan waktu sekitar 2-3 jam, sementara detailing membutuhkan waktu yang jauh lebih lama, yaitu sekitar 7 jam, bahkan lebih. Hal tersebut sebenarnya wajar karena proses pengerjaannya melibatkan banyak bagian atau komponen. Dari segi harga detailing dibandrol lebih mahal. Jasa detailing dihargai hampir 3 kali lipat dari harga poles. Bagaimana dengan hasilnya? Apakah lebih baik dari poles?

Detailing memiliki daya tahan lebih lama ketimbang poles. Poles mampu bertahan 2-3 bulan, sementara detailing mampu bertahan 9-12 bulan. Pilih detailing saja ketimbang poles? Pilihan tersebut ada di tangan Anda. Jika Anda menginginkan hasil yang lebih komplit dan tahan lama, maka pilih detailing. Namun, Anda harus bersiap membayar mahal dan menunggu lama. Jika tidak, maka pilih saja poles. Yang penting perawatan tetap dilakukan.

Tak Ada Waktu Ke Salon Mobil? Poles Saja Sendiri

Sempitnya waktu akibat kesibukan dan kemacetan lalu lintas membuat orang malas pergi ke salon. Jasa salon mobil panggilan bisa menjadi solusi, andai jasa tersebut tidak full dan bentrok. Jika demikian, apakah mungkin poles mobil dilakukan sendiri? Jawabannya, tentu sangat mungkin. Anda dapat melakukan poles mobil sendiri setelah sebelumnya mempersiapkan peralatan poles mobil.

Anda perlu memahami dan menyediakan beragam hal sebelum memulai memoles mobil sendiri. Persiapkan alat atau mesin poles dan cairan poles. Untuk poles kaca, Anda dapat melakukannya tanpa mesin. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, gunakan teknik poles yang baik dan benar. Sebelumnya persiapkan stamina dan waktu. Lakukan di waktu luang. Ada gangguan atau interupsi ketika memoles dapat merusak hasil kerja.

Poles secara bertahap dan berpola. Selain membuat hasil kerja lebih merata, proses bertahap tersebut merupakan proses yang benar. Anda dapat memulai dari bagian bawah, kemudian atas, depan, dan belakang. Hati-hati, jangan menuangkan cairan apalagi membalur mobil dengan tangan. Cairan poles merupakan bahan kimia yang dapat merusak kulit. Selesaikan dengan sabar, mendetail, dan teliti.

Waspada, Dampak Buruk Poles Mobil

Jika dilakukan dengan baik dan benar serta dengan intensitas yang wajar, beragam manfaat poles mobil akan Anda dapatkan. Namun, jika dilakukan dengan tidak benar dan terlalu sering, poles mobil terbukti dapat memberikan dampak buruk. Dapat dipastikan, poles mobil memberikan dampak buruk adalah fakta dan bukan mitos. Jadi, tidak perlu diperdebatkan lagi mengenai dampak buruk pada poles mobil tersebut.

Dampak buruk poles mobil adalah lapisan pernis hingga cat yang terkikis. Dikutip dari Kompas (kompas.com), poles bodi mobil yang terlalu sering dilakukan dapat mengakibatkan cat bodi terkikis. Bagaimana bisa? Poles mobil menggunakan alat atau mesin poles yang apabila terlalu ditekan atau sering ditekan dapat mengakibatkan cat terkikis. Dari kutipan tersebut, Anda dapat melihat 2 penyebab cat terkikis.

Penyebab pertama adalah intensitas. Sangat dianjurkan untuk melakukan perawatan poles mobil 2-3 kali per tahun. Jika lebih, maka risiko cat terkikis semakin tinggi. Penyebab kedua adalah teknik poles. Jika dilakukan dengan tidak benar, misalkan tidak pas ketika menekan (terlalu atau kurang dalam) dapat mengakibatkan terkikisnya cat. Itulah pentingnya menggunakan jasa poles mobil Autonetcare.com yang sudah berpengalaman dan bereputasi baik.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Live Chat via WhatsApp